6 Bentuk Surat yang wajib kamu ketahui!
Doc. Pexels.com

6 Bentuk Surat yang wajib kamu ketahui!


Bentuk Surat – Surat merupakan alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain, yang memiliki persyaratan khusus seperti penggunaan 2 kode  notasi (lampiran dan perihal), penggunaan kertas, penggunaan model dan bentuk, pemakaian bahasa yang khas serta pencantuman tanda tangan.

Surat sering di gunakan untuk sesuatu yang resmi seperti acara, undangan, surat izin, atau surat yang terlampir lainya.

Sebenarnya banyak bentuk surat yang berbeda beda tata letaknya seperti layout dari setiap komponenya, namun akan saya rangkum menjadi 6 bagian yang paling sering di gunakan.

6 Bentuk surat yang paling sering di gunakan :

  1. Bentuk Lurus Penuh (Full Block)
  2. Bentuk Lurus ( Block Style)
  3. Bentuk Setengah Lurus (Semy Block)
  4. Bentuk Lekuk (Indented Style)
  5. Bentuk Menggantung (Hanging Style)
  6. Bentuk Resmi (Official Stlye)

Di atas merupakan bentuk surat yang paling sering di gunakan, walapun masih banyak bentuk tata letak lainya.

Tata letak Surat Lurus Penuh

Tata letak surat ini, adalah dengan cara memulai semua tulisan dari pinggir sebelah kiri.

Semua bagian-bagian surat seperti Tanggal, kata penutup, Lampiran, Hal, di mulai dari sebelah kiri.

Berikut adalah contoh peletakanya:

Bagian-bagian dari Bentuk Lurus Penuh (Full Block Style) :

  1. Kop Surat
  2. Tanggal dibuatnya surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran
  5. Hal
  6. Surat yang di tujukan
  7. Salam Pembukaan
  8. Isi
    • Pendahuluan isi surat
    • Penjelasan isi surat
    •  Penutup isi surat
  9. Salam Penutup
  10. Nama jabatan
  11. Tanda Tangan
  12. Nama yang mendatangani
  13. Tembusan
  14. Halaman lampiran surat/Inisial

Tata Letak Surat Lurus

Pada tata letak Lurus ini, penggunaan tata letaknya hampir sama dengan tata letak Surat Lurus Penuh.

Pada tata letak Surat Lurus, penempatan tanggal, salam penutup, nama instansi, nama jabatan, di tulis di bagian sebelah kanan.

Berikut adalah contoh peletakanya :

Bagian-bagian dari Bentuk Lurus (Block Style atau Modified Block Style) :

  1. Kop Surat
  2. Tanggal dibuatnya surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran
  5. Hal
  6. Surat yang di tujukan
  7. Salam Pembukaan
  8. Isi
    • Pendahuluan isi surat
    • Penjelasan isi surat
    • Penutup isi surat
  9. Salam Penutup
  10. Nama jabatan
  11. Tanda Tangan
  12. Nama yang mendatangani
  13. Tembusan
  14. Halaman lampiran surat/Inisial.

Baca Juga : Jenis Kertas yang di gunakan untuk surat

Bentuk Setengah Lurus

Penggunaan tata letak pada surat setengah lurus ini juga hampir mirip dengan tata letak pada surat lurus.

Perbedaan tata letak surat yang biasa di gunakan oleh perusahaan ini, hanya bagian isi yang setiap garisnya terletak agak menjorok atau sedikit masuk ke dalam.

Berikut adalah contoh peletakanya :

Bagian-bagian dari Bentuk Setengah Lurus (Semi Block Style) :

  1. Kop Surat
  2. Tanggal dibuatnya surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran
  5. Hal
  6. Surat yang di tujukan
  7. Salam Pembukaan
  8. Isi
    • Pendahuluan isi surat
    • Penjelasan isi surat
    • Penutup isi surat
  9. Salam Penutup
  10. Nama jabatan
  11. Tanda Tangan
  12. Nama yang mendatangani
  13. Tembusan
  14. Halaman lampiran surat/Inisial

Bentuk Surat Lekuk

Pada tata letak ini, bentuk nya menjadi tidak beraturan atau tidak rata seperti pada tata letak lurus.

Pada tata letak ini, bagian-bagianya di buat seperti tangga, dengan Alinea yang agak menjorok ke dalam.

Berikut adalah contoh peletakanya :

Bagian-bagian tata letak dari surat Lekuk (Indented Style) :

  1. Kop Surat
  2. Tanggal dibuatnya surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran/Hal
  5. Hal/Lampiran
  6. Salam Pembukaan
  7. Isi
    • Pendahuluan isi Surat
    • Penjelasan isi surat
    • Penutup isi surat
  8. Salam Penutup
  9. Nama jabatan
  10. Tanda Tangan
  11. Nama yang mendatangani
  12. Tembusan
  13. Halaman lampiran surat/Inisial

Bentuk Surat Menggantung

Pada btata letak ini, surat di buat seperti tata letak pada surat Lurus, namun peletakan alamat dan Alinea yang lebih di khususkan.

Alamat di buat rata kiri sedangkan Alinea di buat menjorok kedalam.

Berikut contoh peletakanya :

Bagian-bagian surat dari tata letak Alinea Menggantung (Hanging Paragraph) :

  1. Kop Surat
  2. Tanggal dibuatnya surat
  3. Nomor Surat
  4. Lampiran/Hal
  5. Hal/Lampiran
  6. Surat yang di tujukan
  7. Salam Pembukaan
  8. Isi
    • Pendahuluan isi surat
    • Penjelasan isi surat
    • Penutup isi surat
  9. Salam Penutup
  10. Nama jabatan
  11. Tanda Tangan
  12. Nama yang mendatangani
  13. Tembusan
  14. Halaman lampiran surat/Inisial

Bentuk Surat Resmi

Pada tata letak surat resmi, terbagi menjadi 2 kategori

Surat Resmi lama, dan Surat Resmi Baru.

Surat Resmi Lama

Pada peletakan Surat Resmi Lama, tata letak surat resmi Indonesia yaitu penulisan alamat surat diketik sebelah kanan di bawah tanggal surat.

Berikut adalah contoh peletakanya :

  1. Kop Surat
  2. Perihal dan Nomor Surat
  3. Tempat, tanggal dan tahun Surat
  4. Salam Pembuka
  5. Isi Surat
  6. Inti atau Pokok Surat
  7. Salam Penutup
  8. Tandatangan dan nama terang.

Surat Resmi Baru

Pada peletakan Surat Resmi Baru, Bentuk resmi indonesia baru merupakan variasi bentuk setengah lurus dan bentuk resmi Indonesia.

bedanya dengan bentuk setengah lurus terletak pada penulisan salam penutup yang berada pada margin kanan yang setara dengan penulisan tembusan.

Berikut adalah contoh peletakanya :

  1. Kepala Surat/Kop Surat
  2. Nomor Surat
  3. Tanggal Surat
  4. Lampiran Surat
  5. Hal atau Perihal
  6. Alamat Dalam Surat (siapa yang dituju)
  7. Salam Pembuka
  8. Isi Surat :
    • Alenia Pembuka
    • Alenia Isi
    • Alenia Penutup
  9. Salam Penutup
  10. Pengirim Surat
  11. Tembusan Surat
  12. Inisial

Di atas adalah contoh dari penggunaan bentuk surat yang paling sering di gunakan, jika kamu menggunakan dengan bentuk yang lain, kamu bisa share pengalamanmu di coment ya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu dan kita semua.

Terimakasih atas perhatianya.

Wassalam.

Source : surat

Leave a Reply

Close Menu